Ijab Qabul Pernikahan Fantastis

Posted by Nasyit Manaf on Saturday, November 29, 2014 with No comments
KH Abdul Wahab Hasbullah (kanan) bersama KH Bisri Syansuri
Sejak masih mondok di Tebuireng, Kyai Abdul Wahab Hasbullah (lahir di Jombang, 31 Maret 1888 - wafat 29 Desember 1971) sudah kesengsem berat kepada Kyai Bisri Syansuri (lahir di Pati, Jawa Tengah, 18 September 1886 - wafat di Jombang, Jawa Timur, 25 April 1980), yuniornya sekaligus lawan berdebat yang paling gigih dan paling kuat ilmunya. Suatu ketika Kyai Wahab menawari Kyai Bisri naik haji. "Aku nggak punya uang", kata Kyai Bisri. "Aku yang mbayari!" Siapa bakalan nolak? Sudah tentu Kyai Bisri bersedia dengan suka-cita. Tak dinyana, ketika tiba waktunya berangkat dan Kyai Bisri sudah siap di pelabuhan, Kyai Wahab malah mengundurkan diri. "Aku nggak jadi pergi". "Lho?" "Ya nggak apa-apa. Sampeyan tetap berangkat saja... Tapi aku titip adikku ini, Khodijah". Kiyai Wahab memperkenalkan adik perempuannya. Kiyai Bisri kaget dan jengah luar biasa! "Waduh... titip gimana?" "Khodijah ini mau berangkat haji juga sekarang. Jadi aku titip, supaya sampeyan yang njagain". "Lho... lha... gimana sih...?" "Kok lha-lho lha-lho! Masak nggak mau kutitipi?" "Wah... ya... tapi..." "Tapi apa?" "Bukan mahram je..." "Ya supaya jadi mahram, sekarang sampeyan nikah dulu". Maka terjadilah ijab qabul di pelabuhan.
Categories: