Media Islam online untuk pemberitaan, syi'ar Islam, dakwah dan kajian.

Friday, June 5, 2015

Tidak Menceritakan Itu Lebih Baik

Syaikh Abu Muhammad al-Jauni berkata, “Suatu ketika aku menghadap Syeikh Abdul Qodir Jailani dalam keadaan miskin dan keluargaku sudah tiga hari tidak makan. Aku masuk dan mengucapkan salam untuk beliau, beliau membalas salamku kemudian berkata, “Jauni, lapar adalah salah satu dari harta Al-Haq yg tidak akan diberikan-Nya kecuali kepada yang Dia cintai.
Apabila seorang hamba sudah tiga hari tidak makan, Dia akan berfirman, 'Demi Aku, engkau telah bersabar. Demi Ke-Agungan akan Aku suapi engkau sesuap demi sesuap dan akan aku minumkan engkau seteguk demi seteguk'”.

Sunnah Membawa Oleh-oleh (Buah Tangan)

Sudah bukan hal yang baru lagi tapi telah lama kita tahu adanya istilah "buah tangan" atau "oleh-oleh" yang biasa dibawa oleh orang setelah bepergian, atau orang yang mau berkunjung pada orang lain baik itu kerabat atau tetangganya. Kebiasaan atau budaya tersebut selain bernilai luhur tidak lain merupakan ajaran Islam tentang anjuran untuk membuat senang terhadap orang lain. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَأَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ، أَوْ تَكْشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً، أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْناً، أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوْعًا وَ لَأَنْ أَمْشِيْ مَعَ أَخٍ فِي حَاجَةٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا المَسْجِدِ ، ( يَعْنِي مَسْجِدُ النَبَوِي ) شَهْرًا

Thursday, June 4, 2015

Pasen Untuk Para Suami

Pasangan suami istri
Suami terindah di mata istrinya bukanlah yang paling tampan, melainkan yang bisa membuatnya merasa tercantik di dunia.

Asmara dalam Islam

Asmara dalam Islam
Islam memandang asmara sebagai sesuatu yang biasa dan sederhana, Islam adalah agama fitrah, sedang asmara itu sendiri adalah fitrah kemanusiaan. Allah Swt. telah menanamkan perasaan cinta yang tumbuh dihati manusia, Islam tidak pernah melarang seseorang untuk dicintai dan mencintai, bahkan Rasulullah Saw. mengajarkan agar cinta diutarakan: 

Gus Yusuf Ajak Santri Tegalrejo Kurangi Antrean CPNS

Gus Yusuf, Tegalrejo

Pengasuh Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo KH M Yusuf Chodlori (Gus Yusuf) membuka mata para santrinya akan keragaman profesi yang bisa dimasuki. Menurut Gus Yusuf, lapangan karir tidak hanya Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dunia kewirausahaan yang luas itu, kata Gus Yusuf, bisa mengantarkan seseorang menjadi sukses.

Kiai muda ini meminta para santrinya tidak berpikir hanya ingin menjadi pegawai negeri selepas mengeyam pendidikan nanti. Ia berharap santri bisa berpikir untuk menjadi pengusaha.

"Santri jangan hanya berharap menjadi PNS, saya ingin santri Tegalrejo tidak menambah antrian daftar PNS," kata Gus Yusuf dalam peringatan haul KH Chudlori dan  khataman pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, baru-baru ini.

Tuesday, June 2, 2015

Cinta Itu Pilihan, Jodoh Itu Takdir

Takdir itu adalah hubungan sebab akibat (sunatullah), takdir itu juga berarti sebuah pilihan dari banyak pilihan yang ada (berbagai macam pilihan yang sedang dihadapi manusia itu sendiri di suatu waktu). Takdir itu juga bukan hal yang benar-benar mutlak, sampai kebanyakan manusia berpikir bahwa ia tidak bisa memilih pilihan yang ada, contoh kasus : Saya menjadi pengemis atau pengamen atau pemulung, dan lain sebagainya dalam scope (ruang lingkup) kemiskinan, karena semua ini sudah menjadi takdir saya. Saya tidak bisa merubah takdir. Lalu, apa gunanya doa dan ikhtiar jika seandainya takdir itu tidak bisa dirubah sama sekali? Bukankah Allah sendiri yang menganjurkan kita untuk berdoa dan berikhtiar jika ingin mendapatkan sesuatu? Allah Swt. memang telah menentukan takdir (segala sesuatunya yang akan terjadi di dalam hidup seorang manusia), namun manusia itu sendiri tetap mempunyai kewajiban untuk berikhtiar (berusaha keras) dan berdoa untuk meminta jalan yang diridhoi-Nya. Nah.. ini letak letak kesalahan manusia, terlalu berpikir pendek dan tidak mau berpikir panjang, alasannya terlalu rumit, mungkin saja.

Puasa Sunnah di Bulan Sya'ban


Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarang berpuasa pada pertengahan Sya'ban.

إِذَا انْتَصَفَ شَعْبَانُ فَلَا تَصُومُوا

"Apabila sudah pertengahan Sya'ban, maka janganlah kalian berpuasa." (HR. Abu Dawud no. 3237, Al-Tirmidzi no. 738, dan Ibnu Majah no. 1651)

Malu Masuk Surga

Ilustrasi sorga 

Dunia hanya panggung sandiwara, kata banyak orang. Ia permainan belaka, betapapun indahnya kenikmatan alam yang pasti bakal rusak ini. Dunia sekadar jembatan bagi kebahagiaan abadi di akhirat nanti. Bergiatlah ibadah dan berbuat baik, kelak kau mendapat surga. Dan teruslah durhaka dan berlaku jahat jika kau menghendaki neraka.

Thursday, May 28, 2015

Tahlilan 7 Hari Sejak Dulu Sudah Populer di Makkah dan Madinah

Ilustrasi tahlilan @ msupriyanto.blogdetik.com

Imam al-Hafidz Jalaluddin as-Suyuthi asy-Syafi’i rahimahullah (salah satu pengarang kitab tafsir Jalalain) didalam al-Hawi lil-Fatawi menceritakan bahwa kegiatan 'tahlilan' berupa memberikan makan selama 7 hari setelah kematian merupakan amalan yang tidak pernah ditinggalkan oleh umat Islam di Makkah maupun Madinah. Hal itu berlangsung hingga masa beliau :

Sunday, May 17, 2015

Kisah Isra' Mi'raj Nabi Muhammad Saw.

Diterjemahkan dengan ringkas dari Kitab Al Anwaarul Bahiyyah Min Israa’ Wa Mi’raaj Khoiril Bariyyah, Karya Al Imam Al Muhaddits As Sayyid Muhammad bin Alawy Al Hasany RA.

Pada suatu malam Nabi Muhammad Saw. berada di Hijir Ismail dekat Ka’bah al Musyarrofah, saat itu beliau berbaring diantara paman beliau, Sayyiduna Hamzah dan sepupu beliau, Sayyiduna Ja'far bin Abi Thalib, tiba-tiba Malaikat Jibril, Mikail dan Israfil menghampiri beliau lalu membawa beliau ke arah sumur zamzam, setibanya di sana kemudian mereka merebahkan tubuh Rasulullah untuk dibelah dadanya oleh Jibril As.

Dalam riwayat lain disebutkan suatu malam terbuka atap rumah Beliau Saw, kemudian turun Jibril As, lalu Jibril membelah dada beliau yang mulia sampai di bawah perut beliau, lalu Jibril berkata kepada Mikail: “Datangkan kepadaku nampan dengan air zam-zam agar aku bersihkan hatinya dan aku lapangkan dadanya”.

Thursday, May 14, 2015

Menyantap Ikan Pemakan Kotoran Manusia


Ikan dalam keadaan hidup-hidup maupun bangkainya, dihukumkan halal. Bagi yang hobi, ikan bisa diolah dengan pelbagai macam cara dan aneka bumbu. Ikan bisa dibakar, digoreng, dipepes, atau diolah dengan lain cara. Status hukumnya bisa sedikit bergeser bagi ikan pemakan kotoran di sebuah empang.

Namun demikian Rasulullah Saw. seperti dalam riwayat Turmudzi mengajarkan umatnya untuk menunda selama beberapa hari jika mau mengonsumsi hewan pemakan kotoran. Dari sana ulama menetapkan kemakruhan memakan hewan demikian.

Friday, April 3, 2015

Shalat Memakai Mukena Berwarna atau Bergambar

Mukena berwarna
Sekarang ini banyak kita jumpai kaum Muslimah yang mengenakan mukena sebagai perlengkapan shalat dengan berbagai warna yang mencolok baik disertai motif bergambar atau tidak. Bagaimana Islam memandang persoalan ini?