Kisah Syaitan Menolong Seorang Pemuda Ke Masjid

Posted by Nasyit Manaf on Tuesday, January 20, 2015 with 5 comments
Kisah ini bermula ketika seorang pemuda bangun pada awal pagi untuk berjamaah shalat subuh di masjid. Dia berpakaian dengan rapi, berwudhu dan berjalan menuju ke masjid. Di pertengahan jalan menuju masjid, pemuda tersebut terjatuh dan pakaiannya menjadi kotor. Dia bangkit, membersihkan bajunya dan pulang kembali ke rumah. Di dalam rumahnya, dia berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju ke masjid. Dalam perjalanan ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yang sama. Dia sekali lagi bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di dalam rumah, dia sekali lagi berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju ke masjid kembali.

Di tengah perjalanan menuju ke masjid, dia bertemu seorang lelaki yang memegang sebuah lampu. Dia menanyakan identitas lelaki tersebut dan lelaki itupun menjawab, "Saya melihat engkau jatuh dua kali dalam perjalanan menuju ke masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan." Pemuda tersebut mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan menuju ke arah masjid. Ketika mereka sampai di masjid, pemuda tersebut mengajak kepada lelaki yang membawa lampu untuk ikut masuk dan shalat subuh bersamanya. Namun lelaki itu menolak. Pemuda tadi mengajak lagi hingga berkali-kali tetapi jawapannya tetap sama. Akhirnya pemuda itu bertanya, "Kenapa engkau menolak untuk masuk dan shalat subuh bersama kami?" Lalu lelaki itu menjawab, "Aku adalah Syaitan...!!"

Pemuda tersebut sangat terkejut dengan jawaban lelaki itu. Iblis kemudian menjelaskan, "Saya melihat kamu berjalan ke masjid dan sayalah yang membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid, Allah memaafkan semua dosamu. Saya membuatkan kamu jatuh lagi untuk yang kedua kalinya, dan ternyata itupun tidak membuat kamu berubah fikiran, bahkan kamu tetap memutuskan kembali untuk pergi ke masjid. Kerana hal itu, Allah memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluargamu. Hal itu membuat saya menjadi bimbang, jika saya membuat kamu jatuh untuk kali ketiga, jangan-jangan Allah akan memaafkan dosa dosa seluruh penduduk di kampungmu. Jadi, saya harus memastikan bahwa kamu sampai di masjid dengan selamat."
Categories: