Pilihan Allah Adalah Yang Terbaik

Posted by Nasyit Manaf on Saturday, January 10, 2015 with No comments
Manusia tidak pernah akan tahu rahasia dibalik sesuatu yang Allah sembunyikan. Tapi yakinlah bahwa pilihan Allah pastilah pilihan yang terbaik.
 
Suatu masa, ada seorang raja yang sangat menyayangi rakyatnya, setiap rakyatnya mendapat musibah dia selalu mengatakan Al Khair Khairutullah, pilihan Allah adalah yang terbaik, sehingga menjadi lapanglah hati rakyatnya mendengar hal ini.

Suatu hari sang raja mendapat musibah jari tangannya putus, lalu ia mengadu kepada salah seorang menteri kesayangannya, dan menteri tersebut mengatakan kepada raja hal yang biasa ia katakan pada rakyatnya, Al Khair Khairutullah, pilihan Allah adalah yang terbaik. Mendengar hal ini sang raja murka dan memenjarakan perdana menteri tadi.

Suatu hari raja bersama pasukannya pergi berburu dan mereka tersesat jauh di dalam hutan dan tertangkap sekelompok penyembah roh. Satu persatu pasukan raja di sembelih untuk di persembahkan ke dewa penyembah roh tadi hingga tiba giliran sang raja, mereka melihat jari raja yang terputus sehingga mereka tidak jadi menyembelih raja karena dianggap cacat. Akhirnya raja selamat dan kembali ke istananya.

Raja segera membebaskan menteri yang ia penjarakan tadi dan berkata benar apa yang engkau bilang wahai menteri Al Khair Khairutullah, pilihan Allah adalah yang terbaik, lalu ia menceritakan apa yang terjadi pada menteri tadi.

Dan sang raja bertanya pada menteri lalu apakah penjara bagimu adalah yang terbaik pilihan Allah? sang menteri menjawab benar wahai raja, Al Khair Khairutullah, pilihan Allah adalah yang terbaik. 

Sang raja bertanya apa terus apakah hikmahnya bagimu wahai menteri? Menteri menjawab seandainya saya tidak masuk penjara tentunya saya akan ikut bersama raja berburu dan tentunya saya sudah disembelih bersama pasukan lainnya. namun Allah menyelematkan saya dengan memasukkan saya ke penjara.

Kisah di atas senada dengan firman Allah Swt, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." [QS. Al Baqarah : 216]

Seandainya, manusia sudah diberi bocoran tentang pilihan yang tidak diinginkannya itu adalah pilihan terbaik kelak, pasti mereka akan selalu tersenyum ceria dalam hidupnya. Tapi ketika seperti itu, maka hidup tidak ada seni-nya. Hal yang senada diungkapkan oleh Ibnu Atha'ilah, "Apabila Tuhan membuka untukmu pintu kepahaman di dalam setiap penahanan sesuatu (tidak dikabulkannya keinginan), maka sejatinya penahanan adalah suatu esensi pemberian." Beliau juga menambahkan, "Pemberian dari orang lain (pada hakikatnya) adalah suatu nasib buruk, dan penahanan dari Allah (pada hakikatnya) adalah suatu karunia kebaikan." [Al Hikam]

Categories: