Media Islam online untuk pemberitaan, syi'ar Islam, dakwah dan kajian.

Saturday, February 7, 2015

Pesan Imam Abu Hanifah Untuk Para Pemuda

Para Pemuda yang mendahulukan mencari ilmu di pesantren Tegalrejo, Magelang
Wasiat al-Imam Abu Hanifah an-Nu’man kepada para pemuda

ولا تتوزوج الا بعد أن تعلم أنك تقدر على القيام بجميع حوائجها واطلب العلم أولا ثم اجمع المال من الحلال ثم تزوج, فانك ان طلبت المال في وقت التعلم عجزت عن طلب العلم ودعاك المال الى شراء الجواري والغلمان وتشتغل بالدنيا والنساء قبل تحصيل العلم, فيضيع وقتك ويجتمع عليك الولد ويكثر عيالك فتحتاج الى القيام بمصالحهم وتترك العلم.

Janganlah engkau terburu-buru untuk menikah kecuali setelah engkau tahu bahwasanya engkau sudah mampu untuk bertanggung jawab memenuhi seluruh kebutuhan istrimu.

Carilah ilmu terlebih dahulu sampai terkumpulkan barulah kemudian kumpulkanlah harta benda dari jalan yang halal setelah itu menikahlah.

Jika engkau mencari harta benda di saat waktumu mencari ilmu, maka engkau akan lemah dalam mendapatkan ilmu, karena harta benda selalu mengajakmu untuk terus berbisnis dengan orang-orang di sekitarmu, dan engkau akan tersibukkan dengan urusan dunia juga wanita sebelum engkau benar-benar mendapatkan ilmu.

(jika itu yang terjadi) maka waktumu akan tersia-siakan, dan engkau akan mempunyai banyak anak, keluargamu akan menjadi semakin banyak juga. Oleh karena itu, maka engkau akan sangat berhajat untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka sehingga akan membuat engkau meninggalkan ilmu.

واشتغل بالعلم في عنفوان شبابك ووقت فراغ قلبك وخاطرك ثم اشتغل بالمال ليجتمع عندك, فان كثرة الولد والعيال يشوش البال, فاذا جمعت المال فتزوج.

Sibukkanlah waktumu dalam mencari ilmu pada masa-masa mudamu, pada waktu hatimu masih senggang dari banyak pikiran, kemudian setelah ilmu berhasil diraih, sibukkanlah dirimu untuk mengumpulkan harta benda, karena sesungguhnya banyaknya anak dan keluarga akan mengganggu pikiran. Dan ketika harta sudah kau raih, maka menikahlah.

Di nukil dari kitab al-Asybah wa an-Nadzoir li Ibni Najm

Kenapa Tidak Memperingati Hari Wafatnya Rasulullah?


Tidak pernah kita jumpai acara Haul (wafatnya) Nabi Muhammad Saw. tapi yang masyhur adalah peringatan maulid (kelahiran) Rasulullah Saw. Syariat Islam telah mengajarkan apa yang harusnya dilakukan berkaitan dengan dua peristiwa tersebut. Sayyid Al-Maliki dalam kitabnya memerikan jawabannya:

ﺣﻮﻝ ﺍﻻﺣﺘﻔﺎﻝ ﺑﺬﻛﺮﻯ ﺍﻟﻤﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻮﻯ ﺍﻟﺸﺮﻳﻒ ﻟﺴﻴﺪ ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﻋﻠﻮﻯ ﺍﻟﻤالﻜﻰ ﺍﻟﺤﺴﻨﻰ
 
Kitab  Haul al-Ihtifal bi Dzikri al-Maulid an-Nabi asy-Syari li Sayyidi Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani

ﻭﻧﻘﻮﻝ : ﺇﻥ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﻌﻼﻣﺔ ﺟﻼﻝ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺍﻟﺴﻴﻮﻃﻰ ﻗﺪ ﻛﻔﺎﻧﺎ ﺍﻟﺮﺩ ﻋﻠﻰ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﻤﻐﺎﻟﻄﺔ ﻓﻘﺎﻝ ﻓﻰ ﻛﺘﺎﺑﻪ ﺍﻟﺤﺎﻭﻯ.

Saya berkata, Sesungguhnya al-imam al-'allamah Jalaluddim as-Suyithi sudah mencukupi kita dalam menolak kesalahan besar tersebut. Beliau berkata dalam kitabnya Al-hawi.

ﻧﺼﻪ : ﺇﻥ ﻭﻻﺩﺗﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻋﻈﻢ ﺍﻟﻨﻌﻢ ﻭﻭﻓﺎﺗﻪ ﺃﻋﻈﻢﺍﻟﻤﺼﺎﺋﺐ ﻟﻨﺎ. ﻭﺍﻟﺸﺮﻳﻌﺔ ﺣﺜﺖﻋﻠﻰ ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺷﻜﺮ ﺍﻟﻨﻌﻢ ﻭﺍﻟﺼﺒﺮﻭﺍﻟﺴﻜﻮﻥ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻤﺼﺎﺋﺐ  

Redaksinya: Sesungguhnya kelahiran Nabi Saw. merupakan agung-agungnya semua nikmat dan meninggalnya Beliau merupakan paling agungnya segala musibah. Syariat islam selalu mendorong untuk menampakkan syukur atas nikmat-nikmat dan sabar serta diam (tidak mengeluh) ketika tertimpa musibah-musibah.

ﻭﻗﺪ ﺃﻣﺮ ﺍﻟﺸﺮﻉ ﺑﺎﻟﻌﻘﻴﻘﺔ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻮﻻﺩﺓ ﻭﻫﻰ ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺷﻜﺮ ﻭﻓﺮﺡ ﺑﺎﻟﻤﻮﻟﻮﺩ . ﻭﻟﻢ ﻳﺄﻣﺮ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻤﻮﺕ ﺑﺬﺑﺢ (ﻋﻘﻴﻘﺔ) ﻭﻻ ﺑﻐﻴﺮﻩ , ﺑﻞ ﻧﻬﻰ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﻴﺎﺣﺔ ﻭﺇﻇﻬﺎﺭ ﺍﻟﺠﺰﻉ .  

Sesungguhnya Syara' telah memerintahkan untuk melaksanakan aqiqoh saat kelahiran bayi. Dan Syara' tidak pernah pada saat ada kematian untuk menyembelih hewan aqiqoh dan juga tidak dengan yang lainnya. Akan tetapi Syara' melarang untuk menangis meratapi dan menampakkan rasa duka.

ﻓﺪﻟﺖ ﻗﻮﺍﻋﺪ ﺍﻟﺸﺮﻳﻌﺔ ﻋﻠﻰ ﺃﻧﻪ ﻳﺤﺴﻦ ﻓﻰ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺸﻬﺮ ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺍﻟﻔﺮﺡ ﺑﻮﻻﺩﺗﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺩﻭﻥ ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺍﻟﺤﺰﻥ ﻓﻴﻪ ﺑﻮﻓﺎﺗﻪ  

(dengan demikian) Maka, Qaidah-Qaidah syariat menunjukkan bahwasanya sangat bagus dalam bulan ini (Robiul Awwal) untuk menampakkan kebahagiaan sebab lahirnya Nabi Saw, bukan menampakkan duka sebab meninggalnya Beliau.

ﻭﻗﺪ ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﺭﺟﺐ ﻓﻰ ﻛﺘﺎﺑﻪ ( ﺍﻟﻠﻄﺎﺋﻒ ) ﻓﻰ ﺩﻡ ﺎلرﺍﻓﻀﺔ ﺣﻴﺚ ﺍﺗﺨﺬﻭﺍ ﻳﻮﻡ ﻋﺎﺷﻮﺭﺍﺀ ﻣﺄﺗﻤﺎ ﻷﺟﻞ ﻣﻘﺘﻞ ﺍﻟﺤﺴﻴﻦ  

Sungguh telah berkata Ibnu Rojab dalam kitabnya "Al-Lathoif" dalam mencela Kaum Rofidloh, sekira mereka menjadikan hari Asyuro' sebagai hari berbela sungkawa atas kematian sayyidina Husain.
  ﻭﻟﻢ ﻳﺄﻣﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﺭﺳﻮﻟﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺑﺎﺗﺨﺎﺫ ﺃﻳﺎﻡ ﻣﺼﺎﺋﺐ ﺍﻷﻧﺒﻴﺎﺀ ﻭﻣﻮﺗﻬﻢ ﻣﺄﺗﻤﺎ ﻓﻜﻴﻒ ﻣﻤﻦ ﻫﻮ ﺩﻭﻧﻬﻢ . ﺍﻫ

Alloh dan RasulNya tidak pernah memerintahkan untuk menjadikan hari-hari tertimpa musibahnya dan kematiannya para Nabi sebagai hari bela sungkawa. Lantas bagaimana untuk orang dibawah mereka ?  Wallahu A'lam

Adapun masalah kenapa para pengikut Nabi justru yang diperingati bukan hari kelahiran (maulid) akan tetapi yang sering kita lihat adalah peringatan hari meninggalnya (haul) bisa dilihat di artikel http://fiqhmenjawab.blogspot.com/2015/01/antara-maulid-dan-haul.html
 

Friday, February 6, 2015

Tebaran Kasih Sayang Rasulullah

"Aku tidak diutus oleh Allah sebagai pelaknat. Aku adalah seorang penyeru dan rahmat bagi manusia." (Nabi Muhammad SAW)

Rasulullah memiliki sifat penyayang yang luar biasa, baik kepada istri, sahabat, anak kecil, bahkan kepada musuh sekalipun. Sering kali, justru orang lain yang merasa tak sabar dan “geram” melihat apa yang dialami Nabi.

Kontroversi Buku “Saatnya Aku Belajar Pacaran”

Meski saat ini peredaran buku “Saatnya Aku Belajar Pacaran” telah distop, dan Toge Aprilianto sudah memposting permintaan maaf, yang perlu diambil hikmahnya bagi kita adalah bukan dalam hal kepiawaian menulis atau menyusun buku, akan tetapi efek dari sebuah tulisan apalagi karya tulis.

Foto Rumah Rasulullah Saw.

Rasulullah Saw. seorang manusia terbaik yang paling dicintai oleh Allah Swt. dan dipilih sebagai pemimpin manusia di bumi. Kebesaran dan kemuliaan serta kasih sayang beliau bisa kita rasakan, meski tidak pernah menjumpai secara langsung karena kita hidup dengan selang waktu yang jauh setelah beliau wafat. Berikut, beberapa foto yang sedikit bisa menggambarkan bagaiman Rasulullah berjuang menyabarkan agama Islam dengan keadaan yang sangat sederhana tapi semangat yang sungguh luar biasa hingga bisa kita rasakan Islam sampai pada diri kita. Semoga bisa menambah mahabbah kecintaan kita kepada Baginda Nabi shallallahu 'alaihi wasalam.

Tidurnya Rasulullah

Ketika hendak tidur
  1. Tidurlah di awal malam setelah sholat Isya.
  2. Berwudhulah seperti wudhu ketika akan sholat.
  3. Bacalah do’a sebelum tidur. Pilihlah salah satu dari contoh doa Rasulullah Saw. di bawah ini: “Bismika Allahumma Ahyaa wa Amut“, yang artinya: "Dengan menyebut nama Allah Dzat yang menghidupkan dan mematikan makhluk."

Thursday, February 5, 2015

Model Ideal Kyai Indonesia

Oleh: A. Mustofa Bisri
Bila Hadlratussyeikh KH. M Hasyim Asy’ari (kelahiran 1871), KH. Abdul Wahab Hasbullah (kelahiran 1888), KH Bishri Sansuri (kelahiran 1886), dan kyai-kyai seangkatan mereka pendiri Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, kita sebut generasi NU angkatan pertama, maka generasi berikutnya–katakanlah generasi kedua—merupakan generasi penerus yang benar-benar pewaris sikap dan perjuangan para pendahulunya. Angkatan kedua ini paling tidak mewarisi keikhlasan sikap dan perjuangan angkatan sebelumnya. Pemahaman yang dalam dan kekokohan memegang ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus kecintaan kepada tanah air Indonesia. (KH Muhammad Dahlan Kebondalem, salah seorang pendiri NU berkata,“Berdirinya NU adalah untuk menegakkan syariat Islam menurut ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah dan mengajak bangsa ini untuk cinta kepada tanah airnya.”)

Kiai Dan Sopir Bus

Alkisah terjadi pada saat seleksi penerimaan penghuni surga. Sampai akhirnya tiba pada 2 anggota peserta terkhir yang akan terseleksi, yakni seorang Kiai dan seorang sopir bis Lorena yang terkenal suka ngebut dan ugal-ugalan dalam mengemudikan kendaraaannya sewaktu masih hidup. Alhasil ternyata yang masuk menjadi penghuni surga adalah si Sopir Bis Lorena. 


4 Lelaki Yang Ditarik Wanita Ke Neraka

Ilustrasi Wanita Penghuni Neraka
Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yang akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yang tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu.


Wednesday, February 4, 2015

Life is Choice

Singkatnya hidup seorang manusia di dunia oleh pepatah jawa dibilang, “urip mung mampir ngombe nang warung”. Berapa lamakah waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskan secangkir kopi?


Firman Allah Swt., "Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu." (QS. Al Hajj: 47)

Profil Ibnu Athoillah (Pengarang Al-Hikam)

Kelahiran dan keluarganya


Pengarang kitab al-Hikam yang cukup populer di negeri kita ini adalah Tajuddin Abu al-Fadl Ahmad bin Muhammad bin Abd al-Karim bin Athoillah al-Sakandari al-Judzami al-Maliki al-Syadzili. Ia berasal dari bangsa Arab. Nenek moyangnya berasal dari Judzam yaitu salah satu Kabilah Kahlan yang berujung pada Bani Yastrib bin Qohton, bangsa Arab yang terkenal dengan Arab al-Aribah. Kota Iskandariah merupakan kota kelahiran sufi besar ini. Suatu tempat di mana keluarganya tinggal dan kakeknya mengajar. Kendatipun namanya hingga kini demikian harum, namun kapan sufi agung ini dilahirkan tidak ada catatan yang tegas. Dengan menelisik jalan hidupnya DR. Taftazani bisa menengarai bahwa ia dilahirkan sekitar tahun 658 sampai 679 H.



Karamah Syaikh Abil Hasan Asy Syadzili

Sulthonul Auliya’ Syaikh Abil Hasan Asy Syadzili ra. adalah seorang yang dianugerahi karomah yang sangat banyak, tidak ada yang bisa menghitung karomahnya kecuali Allah SWT. Dan sebagian dari karomah beliau antara lain adalah :



1. Allah Swt. menganugerahkan kepada beliau kunci seluruh Asma-Asma, sehingga seandainya seluruh manusia dan jin menjadi penulis beliau (untuk menulis ilmu-ilmu beliau) mereka akan lelah dan letih, sedangkan ilmu beliau belum habis.