Kopiku dan Rokokku

Posted by Nasyit Manaf on Tuesday, January 22, 2013 with No comments
Embun itu mulai jatuh membasahi dedaunan. Malam masih terasa sangat dingin. Jarum jam terasa sangat malas untuk mempercepat putarannya sehingga pagi terasa masih begitu lama. Dengan sisa-sisa beberapa tetes kopi di cangkir aku meminumnya untuk mengusir rasa kantuk dan rasa kecut lidahku. Sebatang rokok terus kuhisap sampai entah berapa bungkus kuhabiskan malam ini.
Walaupun sudah berkali-kali kubaca dan itu membuat hati ini sakit, masih saja kubuka HP dan kubaca sms itu, "Mungkin ini yang terbaik bagi kita, kita jalani hidup masing-masing dengan jalan masing-masing. Makasih untuk semuanya. Minta maaf."
Hari demi hari sampai beberapa tahun aku hidup tanpa teman lawan jenis yang selalu mendampingi seperti sebelumnya. Tapi hal itu tidak membuatku patah semangat dalam menjalani hidup. Aku masih normal seperti bisasa dengan menjalankan aktivitas kewajiban sehari-hari. Untung ada yang selalu setia menemaniku. Terima kasih banyak kopiku dan rokokku....

Categories: