Wasiat Rosulullloh kepada 'Aisyah

Posted by Nasyit Manaf on Saturday, January 19, 2013 with No comments
Siti ‘Aisyah ra meriwayatkan: Rasulullah saw bersabda, “Hai Aisyah, aku berwasiat kepada engkau. Hendaklah engkau senantiasa mengingat wasiatku ini. Sesungguhnya engkau akan senantiasa di dalam kebajikan selama engkau mengingat wasiatku ini.”
Intisari wasiat Rasulullah saw tersebut dirumuskan seperti berikut: Hai, Aisyah, peliharalah diri engkau. Ketahuilah bahwa sebagian besar daripada kaum engkau (kaum wanita) adalah menjadi kayu api di dalam neraka. Diantara sebab-sebabnya ialah mereka itu :
1.      Tidak dapat menahan sabar dalam menghadapi kesakitan (kesusahan).
2.       Tidak sabar apabila ditimpa musibah.
3.       Tidak memuji Allah swt atas kemurahan dan nikmatNya.
4.       Banyak bicara yang sia-sia.

Wahai Aisyah, ketahuilah bahwa :
  1. Wanita yang mengingkari kebajikan (kebaikan) yang diberikan oleh suaminya maka amalannya akan digugurkan oleh Allah swt;
  2. Wanita yang menyakiti hati suaminya dengan lidahnya, maka pada hari kiamat, Allah swt menjadikan lidahnya tujuh puluh hasta dan dibelitkan di tengkuknya;
  3. Isteri yang memandang jahat (menuduh atau menaruh sangkaan buruk terhadap suaminya), Allah swt akan menghapuskan muka dan tubuhnya pada hari kiamat;
  4.  Isteri yang tidak memenuhi kemauan suaminya di tempat tidur atau menyusahkan urusan ini atau mengkhiananti suaminya, akan dibangkitkan Allah swt pada hari kiamat dengan muka yang hitam, matanya kelabu, ubun-ubunnya terikat kepada dua kakinya di dalam neraka;
  5.  Wanita yang mengerjakan sembahyang dan berdoa untuk dirinya tetapi tidak untuk suaminya, akan dipukul mukanya dengan sembahyangnya;
  6.  Wanita yang dikenakan musibah ke atasnya lalu dia menampar-nampar mukanya atau merobek-robek pakaiannya, dia akan dimasukkan ke dalam neraka bersama dengan isteri nabi Nuh dan isteri nabi Luth dan tiada harapan mendapat kebajikan syafaat dari siapa pun;
  7. Wanita yang berzina akan dicambuk di hadapan semua makhluk di depan neraka pada hari kiamat, tiap-tiap perbuatan zina dengan depalan puluh cambuk dari api;
  8. Isteri yang mengandung, baginya pahala seperti berpuasa pada siang harinya dan mengerjakan qiamul-lail pada malamnya serta pahala berjuang fi sabilillah;
  9. Isteri yang melahirkan, bagi tiap-tiap kesakitan yang dideritainya diberi pahala memerdekakan seorang budak. Demikian juga pahalanya setiap kali menyusukan anaknya;
  10. Wanita apabila bersuami dan bersabar dari menyakiti suaminya, maka diumpamakan dengan titik-titik darah dalam perjuangan  fisabilillah.
Categories: