Tujuan Ngaji

Posted by Nasyit Manaf on Monday, December 08, 2014 with No comments
Fiqh Menjawab
Mencari ilmu agama (ngaji: jawa) menjadi sangatlah penting dilakukan mengingat modal dasar seseorang untuk menjalani kerasnya perjuangan hidup di dunia adalah agama. Tanpa berbekal agama sangatlah berbahaya.

Bagi orang lain yang bukanlah muslim, pasti muncul anggapan bahwa hidup di dunia tanpa bekal agamapun akan bisa sukses. Mereka bisa kaya, terkenal, hidup bergelimangan harta dan serba berkecukupan tanpa perlu mempelajari ajaran suatu agama. 

Sadarlah, bahwa hidup bukan hanya di dunia saja. Masih ada kehidupan yang kekal dan pasti menanti di depan kita kelak, yaitu kehidupan akhirat. Kebahagian akhirat tidak mungkin bisa tercapai tanpa bekal agama dalam kita menjalani hidup di dunia ini. Maka dari itu, ngaji menjadi hal yang sangat penting dilakukan tanpa harus mengenal waktu, usia, tempat, cara, dan sebagainya. Selagi masih bisa menghirup nafas, ngaji tetap harus dilakukan dengan tanpa alasan apapun.

Berikut ini tujuan ngaji yang perlu kita ketahui agar niat dalam menggapainya sesuai dengan substansi dari ngaji itu sendiri. Syaikh Zarnuji dalam Kitab Ta'lim al-Muta'alim menyebutkan tujuan ngaji antara lain:
  1. Mencari keridloan Allah
  2. Mendapatkan kebahagian hidup di akhirat kelak, yaitu surga
  3. Menghilangkan kebodohan baik untuk diri sendiri, maupun orang lain
  4. Menghidupkan ajaran agama
  5. Melanggengkan agama Islam
Seorang manusia akan selalu mendapat ridla (kerelaan) dari Tuhannya apabila manusia tersebut melakukan apapun sesuai dengan kehendakNya. Hal itu bisa terwujud jika manusia mau mempalajari ajaran agama (ngaji) sehingga menjadi tahu apa yang diperintahkan Allah dan apapula yang dilarang olehNya.

Ketika masing-masing dari individu melakukan hal yang sama seperti di atas, maka Islam akan bisa jaya dan damai hidup di dunia. Wallahu'alam bish shawwab.
Categories: