Terjemah Safinatunnaja Part 1

Posted by Nasyit Manaf on Sunday, March 16, 2014 with No comments
Resume Ngaji Safinatunnaja Fiqh Menjawab

Assalamu'alaikum wr. wb. Bissmillahirrohmanirrohim.
Alhamdulillahi 'ala ni'amillah washolatu wa salamuhu 'ala Muhammad ibni Abdillah.

Kitab Safinah memiliki nama lengkap "Safinatun Najah Fiima Yajibu 'ala Abdi Ii Maulah" (perahu keselamatan di dalam mempelajari kewajiban seorang hamba kepada Tu­hannya). Penulis kitab Safinah adalah seorang ulama besar yang sangat terkemuka yaitu Syekh Salim bin Abdullah bin Sa'ad bin SumairAl-Hadhrami. Beliau dilahirkan di desa Dziasbuh, yaitu sebuah desa di daerah Hadramaut Yaman. Beliau salah satu ulama yang bermadzhab Syafi'i.

Salah satu kitab yang mensyarahi kitab Safinah adalah Kitab Kasyifatus Saja ala Safinatin Naja (menyingkap tabir kegelapan dengan syarah kitab safinah). Kitab ini ditulis oleh seorang ulama dari Jawa Barat Indonesia yaitu Syekh Nawawi Al Bantany. Beliau dilahirkan pada tahun 1230 H (1815M) dan meninggal th 1314 H (1897 M).

(Ngaji ke-1, Rabu 10 Oktober 2012)

بسم الله الرحمن الرحيم

(Muqoddimah)
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala puji hanya kepada Allah Tuhan semesta alam, dan kepadaNya jualah kita memohon pertolongan atas segala perkara dunia dan akhirat. Dan shalawat serta salamNya semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW Penutup para nabi, juga terhadap keluarga, sahabat sekalian. Dan tiada daya upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Perkasa.

(Ngaji ke-2, Ahad 14 Oktober 2012)

(Fasal Satu)
Rukun Islam ada lima perkara, yaitu:
1. Bersaksi bahwa tiada ada tuhan yang haq kecuali Alloh Subhaanahu wa Ta'aala dan Nabi Muhammad Sholalloohu 'Alayhi wa Sallam adalah utusanNya.
2. Mendirikan sholat (lima waktu).
3. Menunaikan zakat.
4. Puasa Romadhan.
5. Ibadah haji ke baitullah bagi yang telah mampu melaksanakannya.

(Ngaji ke-3, Rabu 17 Okteober 2012)

(Fasal Dua)
Rukun iman ada enam, yaitu:
1. Beriman kepada Alloh Subhaanahu wa Ta'ala.
2. Beriman kepada Malaikat-malaikat Alloh
3. Beriman kepada kitab-kitab Alloh
4. Beriman kepada Rosul-rosul Alloh.
5. Beriman kepada hari kiamat.
6. Beriman kepada ketentuan baik dan buruknya dari Alloh (qada dan qadar).

(Ngaji ke-4, 21 Oktober 2012)

(Fasal Tiga)
Adapun arti lafadz “Laa ilaha illalloh”, yaitu: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah dengan haq di dalam wujudnya selain Alloh subhanahu wa ta'ala.

(Ngaji ke-5, Rabu 24 Oktober 2012)

(Fasal Empat)
Tanda-tanda seseorang dikatakan baligh (dewasa) ada tiga, yaitu:
1. Berumur 15 tahun bagi seorang laki-laki atau perempuan.
2. Ihtilam (mimpi disertai mengeluarkan mani) bagi laki-laki atau perempuan ketika melewati umur 9 tahun.
3. Keluar darah haidh bagi seoarang perempuan ketika melewati umur 9 tahun.

File Dokumen Fiqh Menjawab

Categories: